PSIM dan Bekasi FC suporter mengalami kericuhan!

PSIM dan Bekasi FC suporter mengalami kericuhan!

PSIM

PSIM kalah 0-3 saat bertandang ke Kota Bekasi, Senin (19 September 2022).

Alhasil, PSIM untuk sementara turun ke dasar klasemen grup tengah Liga 2 2022/2023.

PSIM kini mengoleksi 3 poin dari empat pertandingan.

Laskar Mataram unggul satu poin dari Persela Lamongan yang berada di posisi terbawah (peringkat 10).

Di laga melawan Kota Bekasi, PSIM justru tampil full team, termasuk melawan striker uzur Cristian El Loco Gonzales.

Namun sayang, permainan Lascar Mataram tidak berlanjut dan akhirnya mencetak tiga gol tuan rumah.

Gol untuk Kota Bekasi dicetak oleh Hamka Hamzah (25), Saldi (66) dan Bima Ragil Satria (90).

Usai pertandingan, pelatih sementara PSIM Dwi Priyo Utomo mengatakan para pemain sudah melakukan yang terbaik selama pertandingan.

Namun, menurut Dwi, hasil akhirnya tidak mendukung timnya.

“Kami belum mendapat skor penuh dalam situasi saat ini dan kami akan membuat penilaian itu lagi untuk membuat tim lebih kuat.

Jelas para pemain memainkan yang terbaik tetapi hasilnya tidak populer.

Kami sebagai grup Bicara dan kami berterima kasih kepada para pemain karena apa yang terjadi di lapangan.

Kami harus mendapatkan poin yang kami inginkan di masa depan,” ujarnya.

 

Kini, amandemen PSIM tampaknya sedang menunggu pelatih baru yang berjanji akan membuat permainan lebih baik lagi.

Pasalnya, setidaknya PSIM membutuhkan poin yang cukup untuk menjaga harapan lolos ke enam besar dan meraih target Liga 1.

Suporter Football League 2 FC Bekasi City yang bermain melawan PSIM Yogyakarta sempat membuat kegaduhan usai pertandingan.

Kerusuhan menyusul pertandingan lanjutan (19 September 2022) di Stadion Patriot Kanderbaga Kota Bekasi.

Kemarahan suporter Yogyakarta tak terbendung saat timnya kalah 0-3 dari FC Bekasi City.

Kursi penonton di gerbang timur Stadion Patriots Candela Baga, kaca jendela pos satpam dan fasilitas lainnya rusak.

Tidak hanya itu, kerusuhan juga terjadi di jalanan.

Suporter mengamuk, bahkan memukuli dua pengendara yang melintas.

Pembalap yang babak belur itu diduga merupakan pendukung klub FC Bekasi City.

Dua pengendara yang babak belur berhasil lolos setelah polisi memisahkan suporter dari klub PSIM Yogyakarta.

Kapolda Metro Bekasi Hengki mengatakan, sejauh ini belum ada laporan korban kekerasan bentrokan antar suporter.

“(Informasi korban) tidak ada, tapi bisa kita kendalikan,” kata Hengki.